Tampilkan postingan dengan label Pariwisata Sleman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata Sleman. Tampilkan semua postingan

Berburu Sunrise dan Sunset di Yogyakarta, Tebing Breksi Wajib Kamu Kunjungi

Tebing Breksi Jogja
WikiJogja.ID - Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, spot-spot unik dan indah untuk berfoto pun semakin banyak diminati, terutama moment-moment tertentu. Salah satu waktu yang paling diminati dan diburu oleh penggemar foto adalah sunrise dan sunset. 


Dari sekian banyak tempat wisata, Tebing Breksi Yogyakarta merupakan salah tempat yang menjadi tujuan perburuan foto sunrise dan sunset. 


Tebing Breksi ini berlokasi Desa Sambirejo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Pada awalnya Tebing Breksi ini hanyalah tempat penambangan batu alam untuk material bangunan, namun di tahun 2014, Pemerintah setempat menutup kegiatan penambangan tersebut guna menjaga kelestarian lingkungan.


Dan setelah itu, sejak bulan Mei 2015 lalu, Tebing Breksi ini mulai dijadikan sebagai objek wisata.
Dengan kekuatan pergerakan sosial media, membuat nama Tebing Breksi ini menjadi semakin terkenal dan diminati oleh para pecinta selfie dan swafoto.


Tidak sedikit pula orang melakukan sesi foto pre-wedding dengan latar tebing indah ini.


Pertanyaanya ? Kapan kamu terakhir berkunjung ke Tebing Breksi ini ? Tebing yang cocok untuk berburu Sunrise dan Sunset di Yogyakarta ini.

Tebing Breksi Jogja
Tebing Breksi di Yogyakarta. (Instagram/@anggapulangpergi)

Tebing Breksi Jogja
Tebing Breksi di Yogyakarta. (Instagram/@noviiqueen)


Mari kita tingkatkan pariwisata di Yogyakarta, jangan lupa share info menarik lainnya ya... [MS]

Suber foto : festivaljalanjalan.com/destinasi-wisata-alam-di-jogja-paling-populer/ 
Read More

Menikmati Indahnya Nuansa Alam Candi Plaosan Jogja

Candi Plaosan Jogja
Photo @dira_transport via instagram 
Menikmati Indahnya Nuansa Alam Candi Plaosan Jogja, mendengar kata Candi Plaosan apa yang muncul dibenak para sahabat semua ? Candi kembar yang cantik ? Ataukah nuansa romantik di sore hari ? Kali ini memang tidak banyak yang akan diulas, kenapa ? karena untuk Lokasi, Fasilitas maupun hal-hal lain tentang candi plasosan ini sudah kami ulas di artikel sebelumnya :)

Baca artikel Candi Plaosan, Sikembar yang Menawan untuk melihat ulasan tentang Candi Plaosan ini.

Kamu pengen berkunjung ? berikut beberapa gambar dokumentasi nuansa alam Candi Plaosan Jogja.

Candi Plaosan Jogja
Candi Plaosan @novitaandriya via instagram

Candi Plaosan Jogja
Candi Plaosan @devianggina via instagram

Itulah beberapa foto candi Plaosan Yogyakarta yang sangat cantik dan menarik untuk dikunjungi :)

Bagikan cerita petualanganmu bersama @gumulanid via instagram.

Semoga bermanfaat...
Mari kita tingkatkan pariwisata Jogja dan Indonesia :)
Read More

Candi Plaosan, Sikembar yang Menawan

Candi Plaosan
Sahabat sudah pernah berkunjung ke Candi Prambanan bukan ? nah sahabat tak perlu terburu-buru kembali ke penginapan usai berkunjung ke Candi Prambanan ya, sebab tidak jauh dari candi Hindu tercantik di dunia itu sahabat juga akan dapat menikmati pesona candi-candi lain yang tak kalah menariknya. Melaju ke utara sejauh 1 km, sahabat akan menemui Candi Plaosan, sebuah candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramudyawardani. Candi kembar ini terletak di Dusun Bugisan Kecamatan Prambanan, arsitektur candi ini merupakan perpaduan Hindu dan Budha.

Kompleks Plaosan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Keduanya memiliki teras berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh dinding, tempat bersemedi berbentuk gardu di bagian barat serta stupa di sisi lainnya. Karena kesamaan itulah, maka kenampakan Candi Plaosan Lor dan Kidul terlihat hampir sama sehingga sampai sekarang Candi Plaosan ini sering disebut sebagai candi kembar.

Candi Plaosan
Bangunan Candi Plaosan Lor memiliki halaman tengah yang dikelilingi oleh dinding dengan pintu masuk di sebelah barat. Pada bagian tengah halaman itu terdapat pendopo berukuran 21,62 m x 19 m. Pada bagian timur pendopo terdapat 3 buah altar, yaitu altar utara, timur dan selatan. Gambaran Amitbha, Ratnasambhava, Vairochana, dan Aksobya terdapat di altar timur. Stupa Samantabadhara dan figur Ksitigarbha ada di altar utara, sementara gambaran Manjusri terdapat di altar barat.

Candi Plaosan
Candi Plaosan Kidul juga memiliki pendopo di bagian tengah yang dikelilingi 8 candi kecil yang terbagi menjadi 2 tingkat dan tiap-tiap tingkat terdiri dari 4 candi. Ada pula gambaran Tathagata Amitbha, Vajrapani dengan atribut vajra pada utpala serta Prajnaparamita yang dianggap sebagai "ibu dari semua Budha". Beberapa gambar lain masih bisa dijumpai namun tidak pada tempat yang asli. Figur Manujri yang menurut seorang ilmuwan Belsahabat bernama Krom cukup signifikan juga bisa dijumpai.

Bagian Bas relief candi ini memiliki gambaran unik pria dan wanita. Terdapat seorang pria yang digambarkan tengah duduk bersila dengan tangan menyembah serta figur pria dengan tangan vara mudra dan vas di kaki yang dikelilingi enam pria yang lebih kecil. Seorang wanita ada yang digambarkan sedang berdiri dengan tangan vara mudra, sementara di sekelilingnya terdapat buku, pallet dan vas. Krom berpendapat bahwa figur pria wanita itu adalah gambaran patron supporter dari dua wihara.

Seluruh kompleks Candi Plaosan memiliki 116 stupa perwara dan 50 candi perwara. Stupa perwara bisa dilihat di semua sisi candi utama, demikian pula candi perwara yang ukurannya lebih kecil. Bila berjalan ke bagian utara, sahabat bisa melihat bangunan terbuka yang disebut Msahabatpa. Dua buah prasati juga bisa ditemui, yaitu prasasti yang di atas keping emas di sebelah utara candi utama dan prasasti yang ditulis di atas batu di Candi Perwara baris pertama.

Salah satu kekhasan Candi Plaosan adalah permukaan teras yang halus. Krom berpendapat teras candi ini berbeda dengan teras candi lain yang dibangun di masa yang sama. Menurutnya, hal itu terkait dengan fungsi candi kala itu yang diduga untuk menyimpan teks-teks kanonik milik para pendeta Budha. Dugaan lain yang berasal dari para ilmuwan Belsahabat, jika jumlah pendeta di wilayah itu sedikit maka mungkin teras itu digunakan sebagai sebuah wihara (tempat ibadah umat Budha).


Jika melihat sekeliling candi, sahabat akan tahu bahwa Candi Plaosan sebenarnya merupakan kompleks candi yang luas. Hal itu dapat dilihat dari adanya pagar keliling sepanjang 460 m dari utara ke selatan serta 290 m dari barat ke timur, juga interior pagar yang terdiri atas parit sepanjang 440 m dari utara ke selatan dan 270 m dari barat ke timur. Parit yang menyusun bagian interior pagar itu bisa dilihat dengan berjalan ke arah timur melewati sisi tengah bangunan bersejarah ini.
Read More

Prambanan, Candi Tercantik dan Mempesona

Candi Prambanan
Foto diambil dari eibidiei(dot)wordpress(dot)com
Candi Prambanan merupakan warisan candi Hindu terbesar di Indonesia bahkan se Asia Tenggara. Candi ini dikenal juga dengan nama Candi Roro Jongrang yang didirikan sekitar tahun 850 Masehi oleh Wangsa Sanjaya. Sejak tahun 1991 silam, candi ini ditetapkan sebagai cagar budaya dunia yang harus dilindungi keberadaanya Oleh UNESCO. Candi Prambanan ini memiliki ketinggian 47 meter atau 5 meter lebih tinggi dari candi Borobudur.

Candi Prambanan juga dikenal dengan Candi Roro Jongrang karena terkait oleh sebuah legenda yang konon diyakini oleh sebagaian masyarakat jawa. Legenda tersebut menceritakan tentang seorang pangeran yang bernama Bandung Bondowoso yang jatuh cinta kepada seorang putri cantik yang bernama Roro Jongrang. Karena sang putri tidak kuasa untuk menolak cintanya maka sang putri mengajukan syarat yang harus di penuhi Bandung Bondowoso yaitu membuat candi dengan jumlah 1.000 arca dalam waktu satu malam. Permintaan Roro Jongrang tersebut disanggupi dan hampir terpenuhi pada suatu malam, hingga akhirnya Roro Jongrang meminta bantuan warga desa untuk menumbuk padi agar memacing ayam jantan supaya berkokok yang menandakan hari sudah pagi. Tetapi Bandung Bondowoso tahu kalau dicurangi, yang pada waktu itu sudah menyelesaikan 999 arca, dan akhirnya Bandung Bondowoso pun mengutuk Roro Jongrang menjadi arca yang ke 1.000.

Candi Prambanan
Hijau dan indahnya Candi Prambanan ini
Struktur candi Prambanan menggambarkan kepercayaan dalam agama Hindu yaitu Trimurti. Komplek candi Prambanan mempunyai 3 candi di halaman utama yaitu candi Siwa, candi Brahma dan candi Wisnu. Setiap candi utama mempunyai satu candi pendamping. Untuk candi Siwa didampingi candi Nandini, candi Brahma didampingi candi Angsa dan candi Wisnu didampingi candi Garuda.

Relief yang terpahat pada dinding candi Prambanan menceritakan kisah Ramayana. Terdapat juga relief pohon Kalpataru, dimana umat Hindu menganggap pohon tersebut melambangkan kelestarian, kehidupan dan keserasian. Keberadaan pohon tersebut menggambarkan masyarakat jawa pada waktu itu mempunyai kesadaran dalam melestarikan lingkungannya.

Bagi para pengunjung yang ingin mencari informasi lebih lanjut mengenai Candi Prambanan, sudah disediakan sebuah museum yang terletak di kompleks candi Prambanan. Museum tersebut menyediakan informasi audio visual mengenai sejarah di temukannya candi Prambanan hingga proses pemugarannya, disajikan secara lengkap.

Ada even yang menarik dilaksanakan setiap bulan pada bulan purnama yaitu pementasan Sendratari Ramayana. Kisah Ramayana yang diceritakan dalam pertunjukan ini merupakan terjemahan dari relief yang dipahat pada dinding candi Prambanan.

Candi Prambanan
Menikmati Pesona Candi Prambanan
Lokasi

Candi Prambanan berlokasi di Desa Prambanan yang secara administratif terbagi menjadi dua wilayah yaitu Kabupaten Sleman DIY dan Kabupaten Klaten Jateng

Akses

Lokasi candi Prambanan terletak di tepi jalan raya Yogyakarta – Solo sehingga dapat mudah diakses dari manapun. Untuk pengunjung yang berasal dari arah Yogyakarta agar sampai ke lokasi ini hanya mengeluarkan biaya Rp.3.000,- -Rp.4.000 dengan menaiki bus transjogja dan saran angkutan umum lainnya. Jika pengunjung dari arah Solo hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp.3.000. Sedangkan bila pengunjung berasal dari arah Klaten dapat memilih bus jurusan Klaten – Prambanan.

Fasilitas


Fasilitas yang tersedia di sekitar kompleks candi Prambanan terbilang cukup lengkap, seperti hotel atau rumah penginanapn, restoran atau rumah makan, toko – toko cenderamata dan warnet. Pemandu wisata juga dengan mudah dapat kita dapatkan dengan menelusuri jejak-jejek kejayaan peradaban Jawa – Hindu.
Read More

Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi

Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi
Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi
Info Wisata Jogjaku - Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi - Kali Kuning  merupakan tempat menarik yang terdapat di sekitar lereng gunung Merapi yang mempunyai panorama yang sangat menarik. Lokasi ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan berkemah, camping ataupun outbond training. Wisatawan dapat melihat pemandangan di sekitar tempat ini dihiasi oleh tebing bebatuan andesit yang sangat menawan.

Untuk mencapai tebing andesit tersebut dapat dilakukan dengan menyusuri jalan setapak sejauh sekitar 1 km yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat untuk mencari rumput sebagai pakan ternak mereka.

Jika anda menyusuri Kali Kuning, anda akan sampai di tempat yang bernama Kali Adem. Dalam perjalanan tersebut anda akan banyak menjumpai dam merasakan pemandangan yang sangat menarik seperti : hutan pinus, rasamala, puspa, udara yang sejuk segar, suara gemercik air dan sesekali anda akan bertemu dan bertegur sapa dengan masyarakat setempat yang sedang mencari rumput untuk ternak mereka. DI tempat tersebut ,anda juga bisa menyaksikan Bunga Kantung Semar yang sedang mekar, pohon kina, ayam hutan, elang hitam dan elang Jawa yang sedang berakfivitas.

Sumber dari dari Kali Kuning ini teryata berasal dari mata air yang bernama Umbul Wadon. Mata air ini berketinggian sekitar 1.250 mpl. Mata air ini merupakan hulu dari aliran air sungai DAS Opak, Das Progo dan Das Oya.

Umbul wadon sendiri terjadi karena patahan dari lempeng bumi. Menurut cerita sesepuh

Lokasi munculnya Umbul Wadon merupakan tempat berhentinya lahar Merapi yang meluap karena letusan besar ratusan tahun yang lalu. Debit air di Kali Kuning ini sekitar 650 liter/detik saat musim penghujan dan 400 liter/detik saat musim kemarau.

Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi
Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi

Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi
Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi

Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi
Pesona Kali Kuning di Lereng Merapi Untuk Foto Preewedding :D


Lokasi Wisata Kali Kuning
Kali Kuning terletak di lereng gunung Merapi bagian Selatan yang terletak di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses untuk menuju Kali Kuning
Dari Yogyakarta – Jl Kaliurang – Pasar Pakem – Belok Kanan ( Timur ) – menuju ke arah Kali Kuning. Setelah anda turun dari kendaraan di pinggir jalan aspal desa selanjutnya akan menuruni tangga bebatuan menuju Kali Kuning dengan jarak sekitar 1 km

Dari Terminal Prambanan – minibus jurusanKaliurang – turun di Desa Doyo – angkutan desa warna kuning – Kali Kuning – menurunitangga bebatuan sampai ke lokasi

Fasilitas yang tersedia di Kali Kuning
Pusat informasi yang akan melayani anda dengan baik.
Warung jajanan makanan dan minuman.
Penginapan dengan harga sewa yang terjangkau.
Toilet yang memadai
Parkir yang luas dan aman.

Cocok juga jadi area foto preewedding lho... ciamik pokoknya..
Read More

Candi Ijo Nan Elok dan Mempesona

Candi Ijo
Candi Ijo Nan Elok dan Mempesona
Info Wisata Jogjaku – Candi Ijo Nan Elok dan Mempesona - Candi ini adalah sebuah candi yang terletak di Bukit Ijo. Nama candi tersebut diambil dari lokasi candi tersebut dibangun. Candi Ijo sendiri merupakan candi tertinggi di Jogja dibandingkan dengan candi lainnya di wilayah Yogyakarta, karena bukit ijo ini mempunyai ketinggian sekitar 357,402 m – 395,481 m dpl.

Wilayah Candi Ijo kalasan masih terletak diantara perbukitan yang sama dengan candi lainnya seperti Candi Ratu Boko, Candi Barong dan Candi Banyunibo yang terletak di atas perbukitan kecamatan Prambanan. Menurut perkiraan, Candi Ijo ini dibangaun sekitar abad ke-9 Masehi. Bila wisatawan sudah sampai pada area candi, ke arah selatan akan nampak sebuah lembah yang curam yang sangat indah. Apabila wisatawan memandang ke arah Barat, akan tampak Bandara Adisucipto yang terletak di tepi barat perbukitan ini.

Bangunan Candi Ijo ini terdiri dari 17 struktur bangunan dan terbagi lagi menjadi 11 teras berundak. Teras pertama merupakan halaman yang akan menuju ke pintu masuk merupakan teras berundak yang membujur dari barat ke timur. Pada teras paling tas terdapat delapan lingga patok, bangunan candi utama dan tiga candi perwara. Dari ke-11 teras ini, yang paling sakral terletak pada teras tertinggi yaitu teras ke-11.

Ragam relief yang dapat kita jumpai yang terpahat pada dinding candi menandakan candi ini peninggalan umat Hindu. Diatas pintu masuk terdapat kala makara dengan motif kepala ganda dan atributnya. Kala makara dapat juga dijumpai pada candi penganut Budha yang menunjukkan bahwa candi ini merupakan bentuk akulturasi yaitu proses sosial yang timbul apabila terjadi pencampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi dalam hal ini antara kebudayaan Budha dan kebudayaan Hindu. Beberapa candi yang mempunyai motif kala makara antara lain candi Ngawen, Candi Plaosan dan Candi Sari.

Wisatawan dapat juga melihat peninggalan lain berupa Lingga – Yoni yang terdapat dalam candi. Lingga Yoni yang terdapat dalam Candi Ijo kalasan  ini mempunyai ukuran yang cukup besar dan terbesar di Indonesia. Menurut Kepala Unit Candi Ijo, besarnya ukuran Lingga Yoni tersebut menandakan besarnya pemujaan terhadap Dewa Siwa dan Dewi Parwati ( istrinya ). Selain mempresentasikan Dewa Siwa dan Dewi Parwati, Lingga-Yoni merupakan gambaran dari sifat lelaki dan perempuan yang bisa bermakna sebagai kesuburan dan awal mula suatu kehidupan di dunia.

Batu Lingga berbentuk bulat silinder yang berdiri diatas Yoni yang berbentuk ceruk yang mempunyai ujung sebagai tempat aliran air.Pahatan berbentuk kepala naga dan kura-kura menopang tempat aliran air dari Yoni. Besar kemungkinan pemujaan terhadap Dewa Siwa dilaksanakan dengan menuangkan air diatas Lingga hingga mengalir ke Yoni dan aliran air tersebut dianggap sebagai air yang suci.

Setelah mengamati Lingga – Yoni yang menarik, wisatawan bisa meneruskan mengamati arca dan relief lain yang terdapat pada Candi Ijo Jogja. Terdapat arca nandi atau lembu dimana binatang ini merupakan kendaraan yang dipakai oleh Dewa Siwa. Sedangkan arca – arca lainnya sseperti arca Agastya, Ganesha dan Durga yang dulunya merupakan hiasan pada tempat-tempat tertentu pada dinding candi sekarang telah disimpan di Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala ( BP3 ) Yogyakarta. Selanjutnya ada relief yang menggambarkan seorang lelaki dan perempuan yang sedang melayang yang menggambarkan Dewa Siwa dan Dewi Parwati sebagai lambang yang berguna untuk mengusir roh jahat.

Keunikan lain yang dimiliki Candi Ijo ini adalah bekas salah satu pondasi candi yang dipahat langsung dari bukit kapur yang tertanam pada tanah. Berbeda dengan pondasi candi pada umumnya yang tersusun dari batu-batu andesit. Pahatan yang dilakukan di batu kapur ini dapat anda lihat sementara badan bangunannya masih belum tersusun.

Peninggalan lainnya yang menarik adalah ditemukannya dua batu prasasti yang ditemukan di teras ke-8. Prasasti pertama berukuran setinggi 1 meter yang bertuliskan Guywan yang berarti pertapaan. Sedangkan prasasti yang kedua berukuran lebih kecil setinggi 14 cm dan tebal 9 cm yang diperkirakan sebuah mantra kutukan yang bertuliskan 16 buah kalimat yang diulang – ulang yang berbunyi om sarwwawinasa, sarwwawinasa. Kedua prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta.
 
Candi Ijo
Candi Ijo Nan Elok dan Mempesona
Lokasi
Candi Ijo berlokasi di Bukit Ijo, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, KabupatenSleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses
Berjarak 28 km ke arah timur dari kota Yogyakarta. Para pengunjung dapat menempuh rute menuju Candi Prambanan dengan jalur bus transjogja ( jalur 1 A atau 1 B) . Dari candi Prambanan menggunakan jasa ojek atau taxi menuju kearah selatan ( kekanan jika berasal dari Yogyakarta, tau kekiri jika dari arah Solo. Arah untuk menuju candi Ijo berada di jalan raya yang menghubungkan Yogyakarta dan Piyungan. Setelah berjalan sekitar 15 menit anda akan dapat menemukan papan nama arah ke candi Ijo yang selanjuttnya anda akan dibawa ke kompleks candi Ijo yang terletak di Bukit Ijo.

Harga Tarif Masuk
Wisatawan yang berkunjung ke Candi Ijo untuk sekarang ini cukup mengisi buku tamu tanpa dipungut biaya, tetapi rencananya Pemkab Sleman akan segera menarik retribusi masuk ke tempat ini

Fasilitas

Wisatawan dapat mendatangi Pos Penjagaan Candi Ijo bila memerlukan data mengenai Candi Ijo, penemuan-penemuan lainnya, proses pemugaran dan sejarah keberadaan candi tersebut. Wisatawan yang memerlukan tempat penginapan atau rumah makan dapat kembali ke sekitar Candi Prambanan.
Read More

Wisata Gunung Merapi

Wisata Gunung Merapi
Pesona Gunung Merapi Nan Indah
Wisata Gunung Merapi - Pagi hari merupakan saat terbaik menikmati keindahan pemandangan gunung Merapi yaitu sebelum kabut turun menyelimuti keindahan gunung tersebut. Yaitu sekitar jam 07.00 pagi anda harus sudah mulai berangkat menuju Kaliadem, sebuah kawasan sejuk yang berada di kaki Gunung Merapi, sekitar 35 km utara kota Yogyakarta merupakan tempat yang cocok melihat keindahan gunung merapi. Lokasi yang tak jauh dari kota Jogja membuat wisata gunung merapi sebagai alternatif wisata adrenalin.

Keindahan pesona Gunung Merapi tak terbantahkan lagi yang beradu dengan misteri dan tragedi yang melingkupi gunung. Sehingga banyak menjadi pilihan bagi penyuka olahraga outdoor menjadikan Merapi sebagai alternatif tujuan wisata gunung.  Jika cuaca tidak berkabut dapat kita lihat dengan jelas gunung tersebut menjulang tinggi dan gagah dari empat kota yang mengitarinya, Sleman, Magelang, Klaten dan Boyolali. Udara yang segar menyejukkan dan keramahan penduduk yang menghangatkan merupakan bagian dari keindahan gunung Merapi ini.

Pasca letusan besar pada tahun 2010, ada beberapa yang berubah pada tempat ini, yang justru menambah pesona daya keindahan gunung Merapi ini. Desa –desa yang berjarak 4 – 6 km dari puncak Merapi tidak bisa dihuni lagi. Sebagai gantinya banyak berdiri hunian sementara (Huntara) yang di peruntukkan bagi pengungsi yang kehilangan rumahnya. Akan anda lihat juga di situ beberapa jembatan masih terputus yang disebabkan oleh lahar dingin maupun awan panas.

Kawasan bekas letusan tahun 2010 tersebut sekarang ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk dijadikan tempat wisata volkano trekking. Para wisatawan dapat melewati jejak letusan ynag terjadi pada waktu yang lalu, termasuk diantaranya mengunjungi bekas rumah Mbah Maridjan, seorang tokoh juru kunci yang legendaris. Di Desa Kepuharjo dan Desa Kinahrejo sekarang ini di manfaatkan dan dikelola oleh penduduk sekitar untuk kawasan wisata volcano trakking.

Kaos yang bertuliskan nama kedua desa tersebut menghiasi warga yang mengelola kedua kawasan tersebut. Letusan tahun 2010 menyisakan jejak di dua kawasan tersebut. Kawasan yang banyak tertimbun material vulkanik dan diterjang lahar dingin terjadi di Desa Kepuhrejo, sehingga warga setempat pun akkan sulit mengenali batas –batas dimana dulu mereka tinggal. Sementara itu kawasan yang banyak diterjang awan panas terjadi di Desa Kinahrejo, yang kalau kita lihat keadaanya sekarang masih terlihat sisa sisa reruntuhan bekas pemukiman penduduk.

Tunas –tunas dari sisa sisa tanaman yang meranggas dan gosong mulai muncul membentuk tanaman baru di kedua desa tersebut. Bila anda lelah menyusuri daerah tersebut maka anda juga bisa menggunakan jasa ojek untuk melanjutkan perjalanan anda. Sebagaian penduduk selain berprofesi menyewakan jasa ojek, ada juga yang berjualan berbagai souvenir, makanan dan minuman, kaos bergambar mbah Maridjan termasuk berjualan CD rekaman meletusnya Gunung Merapi tahun 2010. Untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan gunung Merapi ditempat tersebut sudah tersedia pusat informasi yang siap membantu anda.

Dengan mata dan kepala sendiri, para wisatawan dapat melihat kehebatan letusan gunung tersebut dengan melihat akibat yang ditinggalkannya di tempat tersebut. Didekat bekas rumah mbah Maridjan yang sekarang sudah dibangun semi permanen terpasang foto-foto untuk mengenang kejadian letusan besar tahun 2010. Ditempat tersebut terpasang foto-foto rumah mbah Maridjan dan lingkungan sekitar sebelum dan sesudah letusan tersebut.

Setelah anda lelah melakukan perjalanan napak tilas tersebut maka saatnya beristirahat sambil menikmati jadah tempe, wedang gedhang dan nasi pecel serta beberapa makanan khas daerah lereng Merapi.

Bagi anda yang ingin mendaki gunung Merapi, maka anda harus mendapatkan informasi terkini bahwa status gunung tersebut dalam keadaan normal. Pasca letusan besar 2010, jalur pendakian yang relatif lebih mudah yaitu melawati jalur Selo Boyolali. Untuk menuju Selo Boyolali anda bisa melalui kabupaten Magelang arah wisata Ketep Magelang . Wisata gunung merapi Menjadikan pengalaman yang tidak bisa dilupakan bila anda bisa mengamati keindahan lava pijar dari gunung tersebut yang akan menjadi inspirasi tersendiri bagi anda.

Wisata Gunung Merapi
Keindahan Pesona Merapi
Untuk menyusuri lereng dan punggung gunung tesebut di butuhkan waktu sekitar 5 jam dan sebaiknya pendakian dimulai pada waktu dini hari sehingga anda dapat melihat pemandangan yang menawan sewaktu sinar matahari untuk mulai menyinari gunung penug legenda ini.

Lokasi
Gunung Merapi terletak di tengah pulau Jawa yang menempati beberapa wilayah seperti :
  1.  Lereng sisi selatan masuk dalam wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta
  2. Lereng sisi barat masuk dalam wilayah Kabupaten Magelang
  3. Lereng sisi utara dan timur masuk dalam wilayah Kabupaten Boyolali
  4. Lereng sisi tenggara masuk dalam wilayah Klaten


Akses
Untuk sampai ke Gunung Merapi banyak jalan yang dapat kita pilih.

Jalur pertama : Melalui Desa Kinahrejo yang terletak 2 km sebelah timur Kaliurang. Dari Kinahrejo ke puncak merapi berjarak 9 km ditempuh dalam waktu 10 jam dengan medan yang cukup terjal.

Jalur kedua : Melalui daerah Selo kabupaten Boyolali yang berlokasi diantara gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Dari Yogyakarta menggunakan bus sampai Kartosuro selanjutnya menuju ke Boyolali dan akhirnya sampai Selo
Wisata Gunung Merapi
Pintu Masuk Wisata Merapi :D
Jalur pendakian sebelumnya memang melalui sisi utara dari Selo yaitu di Desa Tlogolele Boyolali. Desa ini terletak di antara gunung Merapi dan gunung Merbabu. Pendakian dari Selo ini memakan waktu 5 jam sampai puncak. Jalur lain yang dapat ditempu melalui sisi barat yaitu dari Sawangan Magelang dan melalui sisi tenggara dari arahh Deles, Kemalang Klaten.

Setelah letusan besar 2010 tersebut jalur pendakian dialihkan melalui bukit Pronojiwo Kaliurang Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman. Untuk melewati jalur ini memakan waktu sekitar 7   jam untuk sampai puncak dengan jalan yang lumayan terjal.

Harga Tiket
  1. Tiket wisata Volcano trekking Kinahrejo Rp.5.000,- (2014)
  2. Tiket wisata Volcano Trekking Kepuhharjo Rp.5.000,-
  3. Tiket parkir kendaraan Rp.2.000,-
  4. Ojek dari Kinahrejo – bekas rumah Alm Mbah Maridjan Rp20.000,-
  5. Ojek dari Kepuharjo – Kaliaden Rp.35.000 – Rp. 50.000,-


Fasilitas
Fasilitas yang mendukung kepariwisataan banyak tersedia di kawasan Kaliurang yang merupakan lereng gunung Merapi yang menawarkan pemandangan yang indah dengan udara yang segar menyejukan.

Di kawasan Kaliurang tersedia tempat perkemahan yang sering digunakan untuk kegiatan para pelajar dan pramuka dan terdapat jalur lintas jelajah alam yang sering dipakai untuk mengekplorasi keindahan alam dari dekat.


Sarana penginapan seperti vila dan bungalow juga tersedia di tempai ini. Di kawasan ini sering dimanfaatkan untuk melangsungkan acara – acara seperti konferensi, seminar, rapat, lokakarya, penataran dan lain-lain.
Read More

Desa Wisata Kembang Arum

Desa Wisata Kembang Arum
Jernihnya Sungai di Kembang Arum
Desa Wisata Kembang Arum - Desa wisata yang menyuguhkan panorama alam pedesaan yang hijau dihiasi gemericiknya air pegunungan sangat ideal sebagai tempat outbond maupun sekedar menikmati seni budaya dan alam pedesaan.

Terletak di pedesaan di kawasan Lintas Merapi, desa Kembangarum dapat ditempuh sekitar 45 menit dari kota Jogja dengan kendaraan bermotor. Setelah melewati jalan berliku-liku, sebuah papan nama kecil menyambut kami sebelum memasuki desa Kembangarum.

Gang kecil sebagai jalan masuk dari pinggir jalan utama memang awalnya sedikit meragukan, terlebih dengan papan nama Kembangarum yang kurang terlihat. Namun setelah masuk ke gang yang lebarnya hanya cukup untuk 1 mobil, pemandangan desa yang bersih dan tertata rapi langsung menyergap kami.

Pagar batu yang ditata sedemikian rupa rapinya, tampak menyatu dengan alam, natural dan sederhana. Berbagai tanaman hias ditanam di sepanjang gang. Perpaduan ini jelas membedakan desa Kembangarum dari desa biasa. Suasananya tenang, dengan perumahan tradisional dan udara yang segar.

Desa Wisata Kembang Arum
Ramah-ramah warganya, kompak lagi
Berdiri di pertengahan tahun 2005, desa Kembangarum rupanya belajar dengan cepat. Desa yang awalnya hanya merupakan desa biasa berhasil dibangun menjadi desa wisata yang menawarkan berbagai kegiatan alami.

Pohon-pohon salak yang berderet di kebanyakan halaman rumah penduduk merupakan lokasi agrowisata salak. Ini memberikan kesempatan bagi pengunjung yang datang untuk memetik salak dan langsung menikmatinya di kebun.

Desa Wisata Kembang Arum
Suasana yang nyaman inilah yang membuat wisatawan tergoda
Tak hanya salak pondoh, salak gading dengan kulit bewarna kekuningan dan rasa yang tak kalah enak juga dibudidayakan di sini. Bahkan salak gading ini menjadi salah satu makanan khas yang ditawarkan. Salak gading yang direbus.


Selain kebun salak, desa Kembangarum juga mempunyai Sungai Tempor yang juga difungsikan sebagai wahana wisata. Treking selama 1 jam menyusuri sungai, persawahan dan pedesaan banyak digemari oleh para wisatawan.
Read More

Blue Lagoon Wisata Air Tersembunyi Sleman

Blue Lagoon Wisata Air Tersembunyi Sleman
Blue Lagoon merupakan mata air atau kedung dengan hamparan air jernih biru kehijauan. Pemandangan yang indah dan tempatnya yang asyik menjadikan pemandian alami ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai tempat.

Berenang atau berendam di kolam tatkala suhu udara memanas tentunya menjadi hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika air dari kolam tersebut berasal dari mata air alami yang mengalir sepanjang tahun tanpa henti. Ya, kini kenikmatan itu bisa Anda dapatkan di Blue Lagoon, sebuah pemandian alami yang mulai popular di kalangan wisatawan.

Nama resmi pemandian ini adalah Pemandian Setia Budi. Namun karena airnya yang jernih dan berwarna kebiruan, anak-anak muda yang kerap berkunjung ke kawasan ini pun menyebutnya Blue Lagoon. Pemandian ini berbentuk ceruk atau kedung dengan bebatuan alami di sekitarnya. Di salah satu sisi pemandian terdapat bendungan kecil yang bisa digunakan berseluncur menggunakan ban sewaan. Jika memiliki nyali, wisatawan pun bisa melompat dari ketinggian atau melakukan backflip. Air kedung yang dalam membuat aktivitas ini cukup aman dilakukan.
Blue Lagoon Wisata Air Tersembunyi Sleman
Asyiknya bermain air di Blue Lagoon Sleman

Selain berenang dan berendam di segarnya mata air alami yang dikeliling pepohonan, wisatawan juga bisa mencoba terapi pijat dengan berdiri di bawah pancuran. Guyuran air yang mengenai tubuh akan membuat badan lebih segar. Bagi yang tak ingin bermain air, wisatawan bisa menikmati sejuknya alam dari gazebo-gazebo yang ada di sekitar pemandian.

Meskipun tergolong obyek wisata baru, fasilitas yang ada di kawasan ini sudah cukup memadai. Mulai dari tempat parkir yang cukup luas, mushola, kamar mandi/wc, tempat penitipan barang, warung, hingga homestay, semuanya sudah tersedia di kawasan ini. Jadi tunggu apa lagi? Yuk berkunjung ke Blue Lagoon Van Sleman.

Lokasi dan Akses Menuju Blue Lagoon
Pemandian Blue Lagoon ini terletak di Desa Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman. Akses menuju tempat ini tergolong mudah. Dari pusat Kota Jogja, wisatawan cukup menyusuri Jalan Kaliurang. Sesampainya di pertigaan Besi – Jangkang (Jalan Kaliurang Km 13), silahkan belok kanan dan ikuti jalan raya hingga Pasar Jangkang. Dari pertigaan Pasar Jangkang ambil arah kanan sekitar 100 meter dan ikuti petunjuk arah yang menuju Blue Lagoon.
Blue Lagoon Wisata Air Tersembunyi Sleman
Tiket Masuk Desa Wisata Blue Lagoon Sleman


Untuk menikmati sensasi bermain air atau sekedar masuk ke kawasan Blue Lagoon, wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp 3.000. Murah sekali bukan? Tempat ini buka setiap hari dari pukul 07.00 WIB hingga senja menjelang.
Read More

Lava Tour Merapi

Lava Tour Merapi
Lava Tour Merapi, Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang teraktif di Indonesia. Para peneliti geologi menggunakan obyek Merapi ini sebagai tempat penelitian karena menyimpan banyak cerita dan informasi. Mereka banyak mengajukan teori mengenai kehebatan gunung merapi. Salah satu peneliti seorang ahli ahli geologi dari Belanda yang bernama Reinot Willem membuat asumsi bahwa gunung Merapi pernah meletus hebat pada tahun 1006. Letusan hebat tersebut diperkirakan sebagai penyebab kemunduran kerajaan Mataram Kuna yang selanjutmya berpindah tempat dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Setelah erupsi Merapi pada tahun 2006 dan 2010 telah merubah wajah Kaliadem yang dulunya merupakan daerah yang perkemahan yang hijau dengan hamparan tanah yang sangat luas. Wilayah ini sekarang tertimbun bekas lahar Merapi yang digunakan untuk lava tour Merapi kaliadem. Para Wisatawan dapat melihat dari dekat material bekas letusan gunung Merapi dan dapat menyaksikan sebuah bunker tempat perlindungan yang merenggut nyawa dua relawan.

Kegiatan lava tour merapi ini selai bisa menjadikan orang mengerti bagaimana dahsyatnya letusan Gunung Merapi. Dengan lava tour wisatawan dapat menyaksikan puncak gunung Merapi dengan jarak pandang sekitar 2 km. Gunung yang berketinggian 2.965 m dpl ini mengeluarkan asap sulfatara yang tak pernah henti mengepul dari kawahnya.

Kaliadem yang dulunya merupakan bumi perkemahan yang dilengkapi dengan fasilitas seperti basecamp pendakian, gardu pandang, warung-warung makan, toilet dan musholla sekarang ini bangunan-bangunan tersebut tertimbun dan hanya terlihat beberapa bagian dari atas bangunan yang pernah ada yang telah hancur.

Keganasan Merapi lainnya dapat kita lihat sebuah bunker tempat persembunyian relawan pada wakti itu. Sebenarnya banker tersebut dibangun untuk perlindungan bila sewaktu-waktu Merapi menyemburkan awan panas. Akan tetapi letusan pada tahun 2006 tersebut selain menyemburkan awan panas juga memuntahkan material berupa pasir dan bebatuan panas yang mampu menumbangkan Geger Boyo ( bukit yang berada di bagian selatan Merapi, sehingga menimbunn kawasan Kaliadem

Akibatnya material panas tersebut menimbun bunker setebal 3 m dengan panas sekitar 1000 ° C. Walaupun bunker tersebut dibuat dari beton setebal 25 cm dan pintu dari besi, akan tetapi panas yang diterima sangat besar sehingga bisa masuk kedalam yang mengakibatkan 2 relawan meninggal karena suhu panas. Seorang relawan ditemukan tewas berendam dalam bak mandi, sedangkan seorang lainnya tewas didepan pintu besi.

Kini bunker tersebut sudah dibersihkan dan dicat putih, di depan pintu bunker terdapat prasasti mengisahkan riwayat bunker tersebut.

Kunjungan pada malam hari di Kaliadem akan sangat menarik karena wisatawan akandapat melihat lelehan lava pijar yang menuruni kubah lava. Hanya saja pemandangan ini dapat dilihat pada malam hari.

Lokasi Kaliadem
Desa Kepuharjo Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta.

Akses untuk sampai ke Kaliadem
Dari Yogyakarta berjarak sekitar 35 km ke arah utara menuju Kaliadem. Sampai saat ini belum ada transportasi umum untuk menuju ke tempat ini. Untuk itu disarankan untuk meggunakan kendaraan pribadi atau memakai jasa rental mobil untuk mengunjungi tempat ini sehingga dapat selain mengunjungi lava tour juga dapat menikmati obyek-obyek lainhya dengan mudah.

Fasilitas yang tersedia di Kaliadem
Wilayah Kaliadem telah ramai oleh warung-warung yang menjual makanan dan minuman ringan bagi pengunjung. Di warung terseebut juga menjual foto dan video yang menggambarkan lelehan lava pijar dan erupsi merapi tahun 2006. Dalam foto dan video tersebut juga menggambarkan proses evakuasi korban yang tertimbun dalam material panas dalam bunker

Apabila wisatawan berniat ingin bermalam di kawasan lereng Merapi maka dapat mencari penginapan murah di Kaliurang yang terletak di sebelah Barat Kaliadem. Ditempat tersebut juga banyak tersedia warung makan penjaja kuliner khas Kaliurang yaitu sate kelinci, Jadah dan tempe bacem. Tak jauh dari tempat tersebut terdapat beberapa obyek wisata menari seperti : Tlogo Putri, Taman Kaliurang dan Gardu Pandang Merapi.


Untuk penyedia jasa lava tour kaliurang kaliadem biasanya ditawarkan dalam satu paket wisata yang biasanya disediakan di sekitar wisata kaliurang. Dengan biaya atau harga paket wisata yang relatif murah maka anda sudah bisa terpuaskan dengan wisata lava tour merapi ini. Terdapat banyak juga penyedia jasa paket wisata lava tour merapi ini yang bisa anda pesan di Jogja. Apakah anda tertarik Lava tour merapi ini?
Read More

© Copyright wikijogja.ID